{"id":25901,"date":"2024-06-24T07:21:54","date_gmt":"2024-06-24T07:21:54","guid":{"rendered":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/?p=25901"},"modified":"2024-06-24T07:21:55","modified_gmt":"2024-06-24T07:21:55","slug":"pentingnya-pendidikan-karakter-di-sekolah-dasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/2024\/06\/24\/pentingnya-pendidikan-karakter-di-sekolah-dasar\/","title":{"rendered":"Pentingnya Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;kepribadian anak-anak.Pada tahap ini, anak-anak berada dalam masa perkembangan yang sangat kritis,di mana nilai-nilai moral dan etika dapat tertanam dengan kuat.Melalui pendidikan karakter,siswa diajarkan tentang nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati,dan rasa hormat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Pembelajaran karakter yang efektif dapat membantu siswa mengembangkan sikap positif, keterampilan sosial, dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang baik. Selain itu, pendidikan karakter juga berkontribusi pada pembentukan lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.Di era digital yang penuh dengan tantangan sosial dan moral &nbsp;ini guru harus memiliki sebuah inovasi terbaru dan menarik,dan menjadikan pendidikan karakter menjadi semakin relevan. Guru dan orang tua perlu bekerja sama untuk memastikan anak-anak mendapatkan bimbingan yang tepat dalam mengembangkan karakter mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Dimana pembentukan karakter tersebut merujuk pada salah satu pembelajaran dimana anak-anak diajarkan untuk melatih karakter kedisiplin serta akhlak,dimana salah satunya ada di MI Nurul Huda Sukaraja, Oku Timur contohnya yang setiap pagi dilakukan anak-anak yaitu dengan \u00a0mengadakan do\u2019a bersama dan hafalan sebelum masuk kedalam kelas masing-masing,dan setelah pelajaran telah selesai juga anak-anak melakukan do\u2019a sebelum mereka meninggalkan kelas masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Dengan demikian, pembentukan karakter anak tidak hanya memiliki dampak \u00a0positif dilingkungan sekolah maupun dirumah \u00a0tetapi juga pada diri mereka sendiri dimana mereka dapat menerapkan apa yang telah didapatkan serta tertanamlah sikap \u00a0individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga bermoral tinggi,disiplin,tanggung jawab dan siap menghadapi tantangan masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NAMA : Mayang Nur Anggun<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NIM : 2286232095<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;kepribadian anak-anak.Pada tahap ini, anak-anak berada dalam masa perkembangan yang sangat kritis,di mana nilai-nilai moral dan etika dapat tertanam dengan kuat.Melalui pendidikan karakter,siswa diajarkan tentang nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati,dan rasa hormat. &nbsp;Pembelajaran karakter yang efektif dapat membantu siswa mengembangkan sikap positif, &#8230; <a title=\"Pentingnya Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/2024\/06\/24\/pentingnya-pendidikan-karakter-di-sekolah-dasar\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pentingnya Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25902,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-25901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","masonry-post","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25901"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25903,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25901\/revisions\/25903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.unuha.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}