Putak, Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, 25 Juli 2026
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Ecoprint Crafting: Pemanfaatan Bahan Alam Menjadi Produk Bernilai Jual bagi Siswa-Siswi MI Al Falah Putak” dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, di MI Al Falah Putak, wilayah Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan ini mengajak siswa-siswi mengenal potensi bahan alam di lingkungan sekitar melalui aktivitas kreatif yang menyenangkan dan edukatif.
Ecoprint merupakan teknik memindahkan bentuk dan jejak warna alami dari daun atau bagian tumbuhan ke media tertentu. Melalui kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada beragam bentuk dan tekstur daun, kemudian dibimbing untuk menyusun bahan alam menjadi pola yang menarik. Siswa tampak antusias mengikuti proses kegiatan, mengamati bentuk daun, memilih bahan, dan menghasilkan karya ecoprint masing-masing.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan membuat karya, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Siswa diajak memahami bahwa bahan alam yang tersedia di sekitar dapat dimanfaatkan secara kreatif dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong sikap menghargai alam.
Selain mengembangkan kreativitas, ecoprint crafting dapat menjadi pengenalan awal terhadap nilai ekonomi sebuah produk. Karya yang dibuat dengan memperhatikan kerapian, komposisi, dan keunikan motif memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan yang menarik. Pengenalan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, termasuk pemahaman bahwa kreativitas dan pemanfaatan sumber daya lokal dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Melalui kegiatan PKM ini, siswa-siswi MI Al Falah Putak memperoleh pengalaman belajar langsung yang memadukan unsur seni, lingkungan, dan kewirausahaan. Kegiatan praktik seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pembelajaran kontekstual di madrasah, sekaligus mendorong peserta didik untuk terus berkreasi dengan memanfaatkan potensi lingkungan secara bijak.

Pelaksanaan kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama sambil menunjukkan hasil karya ecoprint yang telah dibuat. Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan menjadi salah satu gambaran bahwa pembelajaran berbasis praktik dapat menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.
